ANALISA KEBISINGAN PADA STASIUIN REBUSAN (STERILIZER) DENGAN MENGGUNAKAN SOUND LEVEL METER PADA PT. KARYA TANAH SUBUR

Muklisin Muklisin, Joli Supardi, Herri Darsan

Abstract


Stasiun rebusan merupakan stasiun yang sangat penting bagi pabrik pengolahan kelapa sawit, yang mana pada stasiun ini yang akan berfungsi untuk merebus Tanda Buah Segar (TBS). Pada stasiun rebusan PT. Karya Tanah Subur (KTS) memiliki 3 buah sterilizer horizontal dengan kapasitas olahan 60 Ton/Jam. Sterilizer pada PT. Karya Tanah Subur menggunakan uap basah untuk proses perebusandengan mengunakan sistem perebusan 3 puncak, dan beroperasi selama 24 jam. Maka dari proses pengolahan tersebut akan menghasilkan bunyi yang dihasilkan oleh mesin sterilizer yang mana bunyi tersebut sangat mengganggu konsentrasi karyawan pabrik karna akan menyebabkan cacat atau tuli bagi para pekerja. Maka pada penelitian ini akan dilakukan pengukuran kebisingan di 3 titik pada sterilizer yaitu pintu masuk, pintu keluar dan pada pipa steam. Pengukuran dilakukan selama 7 hari dari 25 Mei sampai 30 Mei 2022 dengan lama waktu pengukuran selama 1 menit dengan jarak 1,5 meter dari titik kebisingan, dalam pengukuran kebisingan mengunakan alat Sound Level Meter dan didapatkan nilai rata-rata pada pintu masuk TBS 83,32, pintu keluar TBS 83,27 dan pipa steam 83,45. Untuk mencegah kebisingan tinggi pada manusia maka di anjurkan untuk menggunakan Ear Plug dan Ear muff.

Kata Kunci: Kebisingan, Sterilizer, PT.Karya Tanah Subur


Full Text:

PDF

References


Kelapa, S., Di, S., & Beurata, P. T. (2022). ANALISA KERUSAKAN PADA REBUSAN. 1(1), 1–8.

Sandi, I., & Dawood, T. C. (2019). Eksternalitas Pabrik Kelapa Sawit Di Aceh Tamian. Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Unsyiah, 4(4), 375–382.

Ma, M. F., Munawir, A., & Supardi, J. (2021). ANALISA BAHAN BAKAR SERABUT DAN CANGKANG PADA KATER UAP KAPASISTAS 20 TON / JAM DI PT. BEURATA SUBUR PERSADA. 7(2).

Prasetia, H. (2017). Optimalisasi Pengelolaan Berkelanjutan Kebun Sawit Swadaya Di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Indonesia. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 3(1), 39–46. https://doi.org/10.20527/jukung.v3i1.3198

Herawati, P. (2016). Dampak Kebisingan Dari Aktifitas Bandara Sultan Thaha Jambi Terhadap Pemukiman Sekitar Bandara. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 16(1), 104–108.

Oktorina, S., Aprilia, B. S., & Anjarsari, I. (2017). Analisis Intensitas Kebisingan Lingkungan Kerja pada Pembangunan Twin Tower UINSunan Ampel Surabaya. Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan, 2(2), 62–67. https://doi.org/10.29080/alard.v2i2.123

Muzakar, M., Masykur, M., & Supardi, J. (2021). Analisa Getaran Dan Kebisingan Pada Kernel Di PT. Beurata Subur Persada. Jurnal Mekanova: Mekanikal, Inovasi Dan Teknologi, 7(2), 175–183.

Balirante, Meylinda, Lefrandt, L., & Kumaat, M. (2020). Analisa Tingkat Kebisingan Lalu Lintas di Jalan Raya Ditinjau Dari Tingkat Baku Mutu Kebisingan Yang Diizinkan. Jurnal Sipil Statik, 8(2), 249–256.

Nasution, M. (2019). Ambang Batas Kebisingan Lingkungan Kerja Agar Tetap Sehat Dan Semangat Dalam Bekerja. Buletin Utama Teknik, 15(1), 87–90.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.