STUDI PENDAPATAN DAN POLA BAGI HASIL NELAYAN PUKAT PAYANG YANG MENGGUNAKAN ALAT BANTU RUMPON

Hafinuddin Hafinuddin, Nilam Shantica, Syarifah Zuraidah

Abstract


Rumpon (fish aggregating device) is a tool for fisherman to catch fish in the sea. This research aims to know income level and plural by used sharing profit of seine net (pukat payang) with fish aggregating devices (FADs). This study have done on Agustus-September 2016, at fish landing of Ujong Baroh (PPI Ujong Baroh) district of West Aceh. Survey method was used for this study analysis of data is using deep profit analysis with to considering investment value and cutback and also descriptive analysis. Income per month for each fisherman is Rp. 2.642.776,3,-; ship-owner (Toke Boat) Rp. 29.599.095,6,-; wholesaler (Toke Bangku) Rp. 7.399.774,-. Percentage of sharing profit at fish landing of ujong Baroh is for ship-owner 40%, fisherman 50% and wholesaler 10%. FAD using for seine net show expected to increasing profit for fisherman of boat seine.

Full Text:

PDF

References


Afriani, I. 2009. Metode Riset Kualitatif. Artikel. Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran. Universitas Negeri Makasar. Makasar.

Boa, H. 2013. Studi Pendapatan Pejala Rumpon di Manggar Baru. Balik Papan. Jurnal Ilmu Perikanan Tropis. 18, No. 2, 75-83.

Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. 2011. Statistik Perikanan Tangkap Indonesia 2010. 11 (1). Jakarta:Direktorat Perikanan Tangkap.

Hafinuddin. 2010. Tingkat Operasional PPI Meulaboh Pasca Tsunami dan Alternatif Pengembangannya. [Skripsi]. Bogor: Departemen Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Lestariono. 2013. Perbedaan Tingkat Pendapatan Nelayan dan Tingkat Kelayakan Finansial Perikanan Payang dan Cantrang di Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang Kabupaten Kendal. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro. 2, (3), 29.

Menteri Kelautan dan Perikanan. 2014. Peraturan Menteri Perikanan dan Kelautan Nomor57/Permen-Kp/2014 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Nomor Per.30/Men/2012. Tentang Usaha Perikanan Tangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Jakarta: Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Muhartono R., Zamroni A. Dan Reswat E. 2007. Pola Bagi Hasil Nelayan Rumpon di Kedonganan, Kabupaten Badung. Warta, 2, 7-10.

Napasau T, Manopo L. Dan Sitanggang L. 2015. Analisis Finansial Rumpon Pada Kelompok Tani Malos III Malayang I Timur, Kota Manado, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap, 2,(1). 95-115.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung Alfabeta.

Taquet, M. (2011). Artisanal and industrial FADs: A question of scale. SPCFisheriesNewsletter,136,3545.Sumber:http://www.spc.int/coastfish/en/publications/bulletinsfisheriesnewsletter/399-spc-fisheries-newsletter-136.html (diakses tanggal September 2015).




DOI: https://doi.org/10.35308/jpt.v6i1.1181

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JURNAL PERIKANAN TROPIS


Jurnal Perikanan Tropis (print ISSN 2355-5564 ;online ISSN 2355-5572), is published by the Faculty of Fisheries and Marine Science Universitas Teuku Umar, Indonesia .
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License