Hubungan Motivasi Kerja dengan Kinerja Perawat Di Puskesmas Jeuram Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya

Zulhelmi Zulhelmi, Zakiyuddin Zakiyuddin, Jun Musnadi Is, Cut Nabilla Kesya

Abstract


Menurut wawancara dengan 7 orang perawat bahwa dilihat dari pencapaian perawat kurangnya menunjang karir karena tidak ada dukungan dari pihak puskesmas, mengikuti pelatihanpun apabila ada panggilan dari Dinas, dan karena terlalu banyak perawat dan biasanya dipakai orang pemegang program lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat. Metode penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan  pendekatan cross sectional survey. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di Puskesmas Jeuram Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya yaitu 30 orang pada tahun 2019, teknik pengambilan sampel adalah menggunakan teknik total sampling dan dianalisis dengan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian adanya hubungan yang signifikan antara faktor pencapaian (Pvalue = 0,030 < α = 0,05), tanggung jawab (Pvalue = 0,030 < α = 0,05), kondisi kerja (Pvalue = 0,013 < α = 0,05), imbalan (Pvalue = 0,017 < α = 0,05) dengan kinerja perawat. Disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara faktor pencapaian, tanggung jawab, kondisi kerja, imbalan dengan kinerja perawat. Diharapkan kepada Kepala Puskesmas perlu memberikan pelatihan dan pendidikikan secara merata, meningkatkan jasa pelayanan keperawatan serta memperhatikan fasilitas atau kelengkapan sarana kerja yang dapat menunjang kelancaran dalam memberikan pelayanan Kesehatan.

 


Full Text:

PDF

References


Asmadi. 2014. Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC

Agus Dharma. 2014. Manajemen Supervisi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Badi’ah, dkk. 2013. Hubungan Motivasi Perawat dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Daerah Panembahan Senopati Bantul. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan. Volume 12 Nomor 02

Bernardine & Russell. 2014. Human Resource Management. New Jersey : International Editions Upper Saddle River, Prentice Hall

Budiarto, E. 2014. Metodologi Penelitian Kedokteran. Jakarta : EGC

Burhan, et al. 2015. Hubungan Antara Imbalan Jasa Dan Motivasi Kerja Perawat Di Puskesmas Manganitu Kabupaten Sangihe. Jurnal Keperawatan. Volume 3 Nomor 2

Duncan. 2015. Efektivitas Organisasi.

Gerungan W. 2014. Psikologi Sosial. Bandung: Refika aditama.

Hamzah. 2013. Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasibuan. 2013. Organisasi dan Motivasi. Jakarta:Bumi Aksara

Houston. 2014. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan Buku I. 11th ed. Jakarta: Salemba Empat.

Hutapea dan Toha. 2014. Perilaku organisasi : konsep dasar dan aplikasinya. Jakarta : Raja Grafindo Persada

Ivancevich, John M. 2013. Human Resource Management, Eight Edition, New York: McGraw Hill Companies.

Kemenkes RI. 2014. Indikator Kinerja Rumah Sakit, Jakarta.. 2014. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.

Langingi. et al. 2015. Hubungan Faktor Internal Dan Eksternal Dengan Kinerja Perawat Pelaksana Di Instalasi Rawat Inap C RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado. Jurnal Tumou Tou. Vol 1, No 2

Lestari, T. 2015. Kumpulan Teori Untuk Kajian Pustaka Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika

Librianty, 2018. Hubungan Motivasi Dengan Kinerja Perawat Pelaksana Di UPTD Kesehatan Tapung Kab. Kampar Tahun 2018. Jurnal Ners Volume 2 Nomor 2 Tahun 2018 Halaman 59-70

Mangkunegara, A.P., 2014. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Remaja Rosdakarya, Bandung.

Moeheriono. 2014. Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Bogor : Penerbit Ghalia Indonesia

Mustari. 2015. Nilai Karakter. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo

Notoatmodjo, S. 2010. Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT Rineka Cipta.

Nurmayunita, 2015. Pengaruh Kemampuan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perawat. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, Volume 3, Nomor 3, Oktober 2015, hlm. 18-23

Nursalam, 2014. Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional, Edisi Pertama, Salemba Medika, Jakarta

Rampersad, Hubert K. 2013. Total Performance Scorecard. Gramedia PustakaUtama. Jakarta.

Rangkuti, F, 2013. Measuring Customer Satisfaction: Gaining Customer Relationship Strategy, Jakarta: Pustaka Utama

Riani, 2015. Budaya Organisasi. Yogyakarta : Graha Ilmu

Republik Indonesia. 2012. Peraturan Presiden RI No. 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta.

Robbins, S.P., 2014. Perilaku Organisasi, Edisi ke-9 Bahasa Indonesia, Indeks Gramedia, Jakarta

Sastroasmoro dan Ismael. 2013. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta. Sagung Seto

Simanjuntak, Payaman. 2013. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Jakarta.

Simamora, 2014. Membuat Karyawan Lebih Produktif Dalam Jangka Panjang (Manajemen SDM). Yogyakarta : STIE YKPN

Sugiyono. 2013. Metode penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung : alfabeta.

Sulistiyani dan Rosidah, 2015. Manajemen Sumber Daya Manusia,. Graha Ilmu, Yogyakarta

Susatyo & Arita. 2012. Manajemen Kesehatan Dan Rumah Sakit. Yogyakarta: Goysen Publishing.

Sutrisno. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit: Jakarta, Kencana.

Wally, et al. 2013. Hubungan Perilaku Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Perawat Di Puskesmas Perawatan Hila Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal CORE. No 1 Volume 2

Wibowo. 2014. Manajemen Kinerja. Jakarta : Rajawali Pres.

Winardi. 2013. Psikologi Industri dan Organisasi, Dalam Suatu Bidang Gerak Psikologis Sumber Daya Manusia. Cetakan Ketiga. Kencana Prenada Media Group: Jakarta.

Zaidin, A. 2014. Dasar-Dasar Keperawatan Profesional. Jakarta: Widya Medika.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.