EVALUASI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN GONAD IKAN SERUKAN Osteochilus sp YANG DIBERI PAKAN TEPUNG KUNYIT

Yusran Ibrahim, Fazril Saputra, Devi Yusnita, Abdul Karim

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan perkembangan gonad ikan serukan yang diberikan pakan tepung kunyit. Metode penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Empat dosis tepung kunyit dicampur ke dalam pakan yaitu 0, 0,2, 0,4, dan 0,6 %/kg. Induk yang digunakan dalam percobaan adalah induk betina ikan serukan sebanyak 120 ekor (10 ekor/wadah) berukuran panjang 12-14 cm dan bobot 30-40 g hasil tangkapan dan penangkaran kelompok petani ikan di Kabupaten Nagan Raya. Parameter yang diamati yaitu pertumbuhan (bobot dan panjang), gonadosomatic index (GSI) dan hepatosomatic index (HSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung kunyit dapat meningkatkan pertumbuhan dan mempercepat proses perkembangan gonad ikan dengan dosis terbaik yaitu P4 (0,6%/kg pakan).

Full Text:

PDF

References


Arfah H, Melati, Setiawati M. 2013. Suplementasi vitamin E dengan dosis berbeda pada pakan terhadap kinerja reproduksi induk betina ikan komet (Carassius auratus auratus). Jurnal Akuakultur Indonesia. 12(1):14-18.

Dewi CD. 2015. Khasiat Tepung Kunyit (Curcuma longa) dalam Pakan Untuk Meningkatkan Performa Reproduksi Ikan Patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus) [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Itokawa H, Shi Q, Akiyama T, Morris-Natschke SL, Lee K. 2008. Recent advances in the investigation of curcuminoids. Chinese Med 3:11.

Muchlisin ZA, Arfandi G, Adlim M, Fadli N, Sugianto. 2014. Induced spawning of seurukan fish, Osteochilus vittatus (Pisces: Cyprinidae) using ovaprim, oxytocin and chicken pituitary gland extracts. AACL Bioflux 7(5):412-418.

Muchlisin ZA, Siti Azizah MN. 2009. Diversity and distribution of freshwater fishes in Aceh Water, Northern-Sumatra, Indonesia. International Journal of Zoological Research 5(2):62-79.

Myers PR, Espinosa CSP, Jones GS, Hammond, Dewey TA. 2014. The Animal Diversity Web (online). Accessed at http://animaldiversity.org.

Ravindar PN, Babu KN, Silverman K. 2007. Turmeric. The Genus Curcuma.CRC Press. London, New York.

Riyadh M. 2008. Uji Aktivitas Hepatoprotektor Senyawa Hasil Biotransformasi Kurkumin oleh Kapang Endofit Rimpang Kunyit (Curcuma longa Linn.). [Hasil Penelitian]. Bogor (ID): Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi.

Sari A. 2016. Pengaruh Pemberian Oodev dan Tepung Kunyit (Curcuma longa) Terhadap Performa reproduksi induk betina lele sangkuriang (Clarias gariepinus) [Skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Somchit MN, Zuraini A, Bustaman AA, Sulaiman MR, Noratunlina R. 2005. Protective Activity of Tumeric (Curcuma longa) in Paracetamol-Induce atotoxity in Rats. International Journal of Pharmacology.

Syandri H, Azrita, Junaidi. 2015. Fecundity of Bonylip Barb (Osteochilus vittatus Cyprinidae) in Different Waters Habitats. International Journal of Fisheries and Aquatic Studies 2(4): 157-163.

Syandri H. 2004. The use of Osteochilus vittatus and Puntius javanicus asa an agen of biological in Maninjau Lake. Journal of Natur Indonesia 6(2):87-91.

Tarigan N. 2016. Percepatan Pematangan Gonad dan Peningkatan Kualitas Telur Ikan Nilem (Osteochilus hasellti, CV) melalui Penambahan Vitamin E dalam Pakan [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Wouters R, Cesar M, Patrick L, Jorge C. 2001. Lipid composition and vitamin content of wild female litopenaeus vannamei in different stages of sexual maturation. J Aquculture. 198:307-323.




DOI: https://doi.org/10.35308/ja.v2i2.1590

Refbacks

  • There are currently no refbacks.