IDENTIFIKASI PARASIT PADA IKAN AIR TAWAR DI BALAI BENIH IKAN BABAH KRUENG KECAMATAN BEUTONG KABUPATEN NAGAN RAYA

Sri Wahyuni, Afrizal Hendri, Erlita Erlita

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis parasit pada ikan air tawar yang terdapat di Balai Benih Ikan Babah Krueng kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2012. Metode survey yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengambil sampel ikan secara acak sebanyak 5 ekor pada setiap jenis ikan. Analisis data secara deskriptif dan menghitung prevalensi dan intensitas pada masing – masing ikan yang terserang parasit. Dari hasil penelitian didapatkan dua jenis parasit pada ikan Tawes (Puntius javanicus) yaitu Dactylogyrus sp dan Gyrodactylus sp. Prevalensi Dactylogyrus sp adalah 20% dan Gyrodactylus sp 20%. Intensitas dactylogyrus sp berjumlah 2 inc per ikan dan Gyrodactylus sp berjumlah 3 ind per ikan.

Kata kunci: Parasit, Ikan air tawar, Prevalensi, Intensitas, Dactylogyrus sp., Gyrodactylus sp.


References


Afrianto E. dan Evi L. 1992. Pengendalian Hama dan Penyakit Ikan. Yogyakarta: Kanisius.

Aria P. 2008. http://Kesehatan Ikan_Parasit_penularan. Html. Prevalensi danIntensitas Parasit (Tingkat Penularan). (Online) 7 Desember 2012.

Aryani N, Henny S. Iesje L, Morina, R. 2005. Parasit dan Penyakit Ikan. Riau: Universitas Riau Press.

Bowman DD. 1999. Parasitology for Veterinarians seventh edition. Philadelphia: Wb Saunders Company.

Daelami D. 2001. Agar Ikan Sehat. Jakarta: Penebar Swadaya.

Ghuffran H. dan Kordi K. 2004. Penanggulangan hama dan penyakit ikan. Jakarta: Pt. Asdi Mahasatya.

Gusrina. 2008. Budidaya Ikan Jilid 3. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Hadiroseyani Y. 1998. Metoda Diagnosa Parasit Ikan. Bogor: Fakultas Perikanan, IPB.

Kabata Z. 1985. Parasites and Diseases of Fish Cultured in The Tropics. London and Philadelphia: Taylor dan Prancis.

Levine N. D. 1990. Parasitologi Veteriner. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Lukistyowati I. 2005. Teknik Pemeriksaan Penyakit Ikan. Riau: Universitas Riau Press.

Lukistyowaty I. Morina R. 2005. Riau: Analisa Penyakit Ikan Universitas Riau Press.

Moller H . Anders, K. 1986. Diseases and Parasites of Marine Fishes. Germany: Verlag Oller.

Munajat A. dan Budiana, N. S. 2003. Pestisida Nabati untuk Penyakit Ikan. Jakarta: Penebar Swadaya.

Nawawi R. 1996. Identifikasi, Klasifikasi dan Penandaan Label Bahan Berbahaya. Kursus singkat persiapan tanggap darurat bahan berbahaya dan limbah B3 di Surabaya.

SusantiI. 2004. Efektifitas Penggunaan Formalin Terhadap Dinoflagellata Ikan Baronang (Siganus sp). [Skripsi]. Jurusan Perikanan Fakultas IlmuKelautan Dan Perikanan Universitas Hasanuddin Makassar.

Talunga J. 2007. Tingkat Infeksi dan Patologi Parasit Monogenea (Cleidodistus sp.) pada Insang Ikan Patin (Pangasius sp). [Skripsi]. Program Studi Budidaya Perairan Jurusan Perikanan Fakultas IlmuKelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Makassar.

Wawunx. 2008. http://google.com_ mekanisme insang. (Online) 7 Desember 2012.

Widyastuti, R,. E. Srimurni, S. Subadrah, Mardiyah. 2002. Parasitologi. Pusat Penerbitan Universitas Terbuka (Tidak dipublikasikan).

Yuasa K. Novita P. Meliya B. dan Edy B. 2003. Panduan Diagnosa Penyakit Ikan: Teknik Diagnosa Penyakit Ikan Budidaya Air Tawar Indonesia. Balai Budidaya Air Tawar Jambi dan Japan Internasional Cooperation Agenci (JICA). Jambi.

Yudhie. 2010. http://google.com_ Parasit dan Penyakit Ikan. (Online) 7 Desember 2012.




DOI: https://doi.org/10.35308/ja.v1i1.509

Refbacks

  • There are currently no refbacks.