Penataan On Street Parking Berdasarkan Persepsi Masyarakat dalam mengurangi External Cost

Firzan Firzan, Rachmat Sofyan, Andrisman Satria

Abstract


Abstrak

Pertumbuhan penduduk di daerah perkotaan menyebabkan meningkatnya kebutuhan infrastruktur dan prasarana, sehingga pengguna prasarana yaitu masyarakat menuntut pemerintah harus menyediakan serta mengevaluasi prasarana tersebut. Tingginya arus lalu lintas menimbulkan kemacetan di jalan raya, salah satunya disebabkan oleh on street parking. Fasilitas parkir harus menjaga keselamatan dan kelancaran lalulintas, jika parkir tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan nilai external cost bagi kendaraan yang melintas yaitu penurunan kecepatan. Ruas jalan W. R Supratman merupakan bagian sentral pusat bisnis campuran di Kota Banda Aceh. Kemacetan menjadi pemandangan yang rutin terjadi, hal ini disebabkan oleh on street parking pada segmen jalan sepanjang 136 m, sehingga perlu ditinjau penanganannya berdasarkan persepsi masyarakat sebagai pengguna parkir dan key informant sebagai pengambil kebijakan. Hasil penelitian berdasarkan persepsi masyarakat, untuk segmen A sebesar 70% responden menginginkan Pedagang Kaki Lima direlokasi dan 50% parkir untuk kendaraan roda empat, sedangkan pada segmen B sebesar 63% responden menginginkan pedagang kaki lima direlokasi dan 53% diperuntukkan untuk kendaraan roda empat. Berdasarkan hasil tersebut maka dilakukan penerapan di lapangan dengan penanganan skenario persepsi masyarakat, yaitu dengan merelokasi on street parking yaitu kendaraan roda dua ke ruas jalan H.T Daud Syah dan ruas jalan Twk. Daud Syah, merelokasi Pedagang kaki lima serta mengasumsikan pola parkir kendaraan roda empat dari 450 menjadi pola parkir yang paralel 00 atau sejajar sisi jalan, sehingga level of service menjadi lebih baik yang semula LOS E menjadi LOS C. Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dengan menerapkan skenario persepsi masyarakat yang awalnya sebesar Rp8.780.180,- km/jam menjadi Rp. 3.803.657,- km/jam, sehingga nilai external cost yang didapat dari selisih kondisi eksisting dengan skenario persepsi masyarakat pada kedua segmen adalah Rp. 4.976.523,- km/jam.

 

Kata kunciexternal cost, persepsi, pembenahan


Full Text:

PDF

References


Madison, D, Pearce, D, Johansson, O, Calthrop, E, Litman, T, Verhoef, E. (1994), Blueprint 5: The true cost of road transport, Earthscan, London.

Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Bina Jalan Kota (BINKOT).

Metode Perhitungan Biaya Operasional Kendaraan, Pacific Consultant International (PCI).

Likert, R., (1932), A Technique for the Measurement of Attitudes, Archives of Psychology 140: 1–55.

Riduwan, 2003, Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: CV Alfabeta.

Shafir, A., 2004, Penentuan Klasifikasi Fungsi Jaringan Jalan Perkotaan Studi Kasus Kota Banda Aceh, Jurusan Teknik Sipil, FTSP, Universitas Gunadarma, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.35308/jts-utu.v5i2.1908

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi