A Case Study of Foundation Failure in The Existing Residential Building

Inseun Yuri Salena

Abstract


Kinerja bangunan yang sangat baik semasa penyelenggaraan tidak dapat dipisahkan dari kontribusi struktur pondasi sebagai struktur dasar yang memberikan dukungan dan stabilitas. Pondasi menerima beban dari bangunan atas dan mentransfer beban dengan menyebarkannya di wilayah yang cukup besar dengan memanfaatkan ketahanan tanah maksimum. Semua beban dan tekanan yang disalurkan ke tanah  akan menghasilkan beberapa pergerakan yaitu pegerakan yang diijinkan. Pondasi yang mengalami pergerakan melebihi kemampuannya dalam menahan beban akan menyebabkan kegagalan pondasi. Distorsi dan kerusakan dari superstruktur timbul akibat kegagalan yang terjadi.Tindakan perbaikan akan membantu masalah dan meningkatkan kinerja struktur untuk mencegah kegagalan lanjut. Penelitian ini melibatkan kasus kegagalan pondasi yang terjadi di bangunan perumahan. Penelitian ini terdiri dari investigasi tapak untuk mengetahui kondisi, jenis dan penyebab kegagalan pondasi , kerusakan yang terjadi dilapangan dan jenis perbaikan pekerjaan yang dilaksanakan. Semua kegagalan yang terjadi memiliki ikatan yang kuat dengan kondisi tanah, karena perilaku tanah menetukan stabilitas struktur pondasi. Pada studi kasus ini penurunan tanah terjadi karena kekuatan stabilitas tanah yang rendah. tanahnya mengandung bahan tanah liat / lumpur yang tidak cocok dan memiliki daya dukung yang rendah untuk membawa beban .Penurunan tanah yang terjadi telah menghasilkan banyak kerusakan struktur pada perumahan. Pekerjaan-pekerjaan perbaikan dilakukan dengan metode underpinning menggunakan kombinasi antara micro pile dan balok serta stabilisasi tanah menggunakan pressure grouting. Dari pekerjaan perbaikan yang dilakukan memperlihatakan tidak
adanya lagi pergerakan pada bangunan dan teknik underpinning memiliki dampak yang baik menstabilkan struktur pondasi.


Full Text:

PDF

References


Alan Crocker, 1990, Building Failures “Recovering the Cost”, BSP Professional Books, Oxford.

C. R. I. Clayton, et al, 1995, Site Investigation, Blackwell Science, Oxford.

Cheng Liu and Jack B. Evett, Soils and Foundations (Sixth Edition), 2004, Pearson Education,Inc., New Jersey.

Ikram Utara, 2006, Site Monitoring Report (Vol. III) for Project Ground Settlement Problems and Building Cracks Assessment at 88 Unit Houses Taman Tunas Muda on Lot 6034, Mukim 12, Daerah Barat Daya, Penang”, Ikram, Pulau Pinang.

Ikram Utara, 2006, Site Investigation Report (Vol. II) for Project Ground Settlement Problems and Building Cracks Assessment at 88 Unit Houses Taman Tunas Muda on Lot 6034, Mukim 12, Daerah Barat Daya, Penang”,Ikram, Pulau Pinang.

Ikram, 2006, Final Report (Vol. I) for Project Ground Settlement Problems and Building Cracks Assessment at 88 Unit Houses Taman Tunas Muda on Lot 6034, Mukim 12, Daerah Barat Daya, Penang”,Ikram, Pulau Pinang.

John S. Scott, 1991, Dictionary of Civil Engineering (fourth edition), Penguin Books, London.

Jamie Ambrose, M.S., 1988, Building Structure, John Wiley &Sons, Inc., Canada.

Lee How Son and George C. S. Yuen, 1993, Building Maintenance Technology, The Macmillan Press Ltd, London.

P.B.Attewell and R.K.Taylor, 1984, Ground Movement and Their Effects on Structures, Blackie and Son Ltd, London.

Perunding Ihsan Sdn. Bhd., 2007, Rectification Works to Defects Unit No. 40 & 42 Lintang Bayan 8 Taman Tunas Muda on Part of Lot 6034 Mukin 12 Daerah Barat Daya Pulau Pinang,

Perunding Ihsan Sdn. Bhd., Pulau Pinang.

Robert Wade Brown, 1997, Foundation Behavior and Repair “Residential and Light Construction”, McGraw-Hill,Inc. USA

Roxanna Mcdonald, 2003, Introduction to Natural and Man-Made Disasters and Their Effects on Buildings, Architectural Press, Oxford.

S. Thorburn and J.F Hutchison, 1985, Underpinning, Blackie and Son Ltd, London.




DOI: https://doi.org/10.35308/jts-utu.v2i1.340

Refbacks

  • There are currently no refbacks.