Pemanfaatan Sedimen Sungai dan Abu Batu Sebagai Bahan Pengisi Filler Pada Lapisan AC-WC

Rahmat Djamaluddin, Andrisman Satria, Syafril Syafril

Abstract


Abstrak Penelitian ini menggunakan filler sedimen sungai dan batu dengan bahan pengikat aspal retona blend 55. Sedimen sungai dan abu batu merupakan partikel kasar, halus yang dapat digunakan sebagai bahan pengisi (filler) pada lapisan AC-WC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan filler sedimen sungai dan abu batu terhadap karakteristik marshall pada lapisan AC-WC sesuai spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi 1 Divisi 6 menggunakan variasi filler75%:25% dengan kadar aspal optimum 5,5%. Berdasarkan hasil penelitian didapat nilai stabilitas 1086,188 kg, flow 3,4 mm, VIM 4,16%, VMA 16,13%, VFA 74,22%, MQ 316,72 kg/mm pada rendaman 30 menit, stabilitas 1011,608 kg, flow 3,6 mm VIM 4,62%, VMA 16,53%, VFA 72,06%, MQ 278,93kg/mm pada rendaman 24 jam, hasil yang diperoleh setiap variasi filler memenuhi syarat spesifikasi Bina Marga 2018. Nilai durabilitas memenuhi persyaratan yaitu > 90% dari stabilitas normal dengan hasil 93,13%. Hasil ini menunjukkan bahwa filler sedimen sungai dan abu batu bisa digunakan dalam lapisan AC-WC. Keywords: Marshall, sedimen sungai, abu batu, AC-WC, aspal retona blend 55

Full Text:

PDF

References


Lusyana Lusyana and Monika Natalia, “Pengaruh Penggunaan Pasir Sungai pada Campuran Laston Lapis Aus Ac-Wc Berdasarkan Spesifikasi Kimpraswil 2005.” .

M. S. Meddah, S. Zitouni, and S. Belâabes, “Effect of content and particle size distribution of coarse aggregate on the compressive strength of concrete,” Constr. Build. Mater., vol. 24, no. 4, pp. 505–512, 2010, doi: 10.1016/j.conbuildmat.2009.10.009.

S. Shahi et al., “The Effect of Different Mixing Methods on the Flow Rate and Compressive Strength of Mineral Trioxide Aggregate and Calcium Enriched Mixture,” Iran. Endod. J., vol. 10, no. 1, Dec. 2014, doi: 10.22037/iej.v10i1.6697.

“Effect of w /cm and High Range Water Reducing Admixture on Formwork Pressure and Thixotropy of Self Consolidating Concrete,” ACI Mater. J., vol. 103, no. 3, 2006, doi: 10.14359/15852.

H. Yazici, “The effect of curing conditions on compressive strength of ultra high strength concrete with high volume mineral admixtures,” Build. Environ., vol. 42, no. 5, pp. 2083–2089, 2007, doi: 10.1016/j.buildenv.2006.03.013.

B. M. Mithun and M. C. Narasimhan, “Performance of alkali activated slag concrete mixes incorporating copper slag as fine aggregate,” J. Clean. Prod., vol. 112, pp. 837–844, 2016, doi: 10.1016/j.jclepro.2015.06.026.

F. S. Khan, S. Azam, M. E. Raghunandan, and R. Clark, “Compressive Strength of Compacted Clay Sand Mixes,” Adv. Mater. Sci. Eng., vol. 2014, pp. 1–6, 2014, doi: 10.1155/2014/921815.

B. Marga, Petunjuk Pelaksanaan Lapis Aspal Beton (Laston) Untuk Jalan Raya. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum, 2008.




DOI: https://doi.org/10.35308/jts-utu.v7i2.7536

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi