Pengenalan Trash Fish sebagai Pakan Potensial Kepada Pembudidaya Ikan Lele Sangkuriang di Gampong Ujong Drien Kabupaten Aceh Barat

Zuriat Zuriat, Eri Safutra, Afrizal Hendri, Mohamad Gazali, Khairul Samuki

Abstract


Pakan dalam bisnis ikan lele sangkuriang size konsumsi menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh para pembudidaya ikan lele di desa (gampong) Ujong Drien Kabupaten Aceh Barat. Hasil diskusi dengan pembudidaya setempat, didapatkan informasi bahwa dari awal tebar hingga panen (tiga bulan) semua pembudidaya menggunakan pakan (pelet) komersil dan setelah dianalisis didapatkan data bahwa jika dibandingkan harga jual ikan lele konsumsi ditingkat pembudidaya (Rp.23.000/kg) dengan total pakan yang dihabiskan (FCR: 2, harga pakan Rp.10.000/kg), pembudidaya hanya mendapatkan profit Rp.3.000/kg. Dengan demikian dapat diartikan para pembudidaya belum mendapatkan profitabilitas yang optimal dari bisnis ini. Keuntungan pembudidaya yang relatif kecil diduga karena mahalnya harga pakan komersil saat ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas mitra dalam bisnis ikan lele dengan memanfaatkan potensi sumberdaya lokal yaitu memanfaatkan ikan rucah (trash fish) dalam pembesaran ikan lele untuk jangka panjang. Hal ini karena kondisi geografis gampong yang merupakan wilayah pesisir sehingga ketersediaan bahan baku lebih terjamin disamping harga yang terjangkau/kg. Adapaun metode pelaksanaan kegiatan adalah edukasi, demostrasi dan diskusi terbuka antara pengusul dan peserta 12 orang. Kegiatan pengabdian ini telah memberikan manfaat kepada mitra seperti pengetahuan baru, meningkatkan keterampilan dan mendapatkan penghasilan lebih dalam bisnis ikan lele. Manfaat ekonomi yang dirasakan setelah kegiatan yaitu didapatkan nilai FCR selama pembesaran adalah 4, harga ikan rucah Rp.4.000/kg dan pembudidaya mendapatkan profit Rp.7.000/kg. Dengan demikian trash fish dapat dijadikan solusi dalam menekan cost pakan selama pembesaran ikan lele di wilayah pesisir.

Full Text:

PDF

References


Bunlipatanon P., Songseechan N., Kongkeo H., Abery N. W., De Silva S. S. (2004). Comparative efficacy of trash fish versus compounded commercial feeds in cage aquaculture of Asian seabass (Lates calcarifer) (Bloch) and tiger grouper (Epinephelus Fuscoguttatus) (Forsskal). Aquacult. Res, 45: 373-388.

Effendie. 2004. Pengantar Akuakultur. Penebar Swadaya. Jakarta

Hossain M. A., Begum S., Islam M. N., Shah A. K. (1998). Studies on the optimum protein to energy ratio of African catfish (Ciarias gariepinus Burchell). Bangladesh. Fish. Res, 2 (1), 47-54.

Hung P.D and Mao N. D. (2010). Effect of different trash fish with alginate binding on growth and body composition of juvenile cobia (Rachycentron canadum). Aquaculture Asia Magazine, Volume XV No.2, April-June.

Kannaiyan S. K., Bagthasingh C., Vetri V., Aran S. S., Venkatachalam K. (2019). Nutritional, textural and quality attributes of white and dark muscles of little tuna (Euthynnus affinis). Indian Journal of Geo Marine Sciences, 48 (02), 205-211.

Nuryaman H., Ciamis M., Suprianto., Suyudi., Qurota a’yunin N. (2020). Edukasi budidaya black soldier fly (bsf) dalam rangka menciptakan lapangan kerja baru dan solusi permasalahan sampah di area pasar. Dinamisia: jurnal pengabdian kepada masyarakat vol. 4, no. 4, hal. 596-604.

Pantazis P. A. (2005). Protein to energy ratios in african catfish fed purified Diets: is clarias gariepinus (burchell) An ordinary carnivore?. Archives of Polish Fisheries, 13 (2), 157-170.

Pusdik KP. (2019). Teknik produksi pakan buatan. Diakses tanggal 18 November 2020, from http://www.pusdik.kkp.go.id/elearning/index.php/modul/read/190114-190603uraian-c-materi.

Siddiky M. N. I., Bosu A., Roy B. C., Sarker S. K., Moniruzzaman M. (2017). Proximate composition analysis of five important dried sea fish and evaluate their nutritive value. International Journal of Natural and Social Sciences, 4 (1), 103-110.

XU Z., Lin X., Lin Q., Yang Y., Wang Y. (2007). Nitrogen, Phosphorus, and energy wasteoutputs of four marine cage-cultured fish fed with trash fish. Aquaculture, 263: 130-141




DOI: https://doi.org/10.35308/mk.v7i1.7953

DOI (PDF): https://doi.org/10.35308/mk.v7i1.7953.g3918

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Marine Kreatif (P-ISSN:2581-2238; E-ISSN: 2745-6900)
Published by Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar
web: http://jurnal.utu.ac.id/mkreatif ; email: marinekreatif@utu.ac.id
 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.