Efektifitas Pemantauan Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) Berbasis Adat Dan Pengaruhnya Terhadap Tingkat Keberhasilan Peneluran Pada Sarang Buatan Di Pantai Panga, Aceh Jaya

Samsul Bahri, Fitriani Fitriani, Rabiatul Adhewiyah Berutu, Mai Suriani, Mira Mauliza Rahmi, Heriansyah Heriansyah

Abstract


Enam dari tujuh jenis penyu yang ada di dunia dapat ditemukan di Indonesia salah satunya jenis penyu lekang (Lepidochelys olivacea). Perubahan kondisi alam, predasi dan tingginya eksploitasi yang dilakukan oleh manusia telah membawa populasi penyu lekang kepada kondisi yang terancam. Oleh karena itu diperlukan suatu metode konservasi yang efektif guna membantu pertumbuhan populasi pada biota penyu. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengukur efektifitas kegiatan pemantauan habitat peneluran berbasis masyarakat adat di pantai Panga serta pengaruhnya terhadap tingkat keberhasilan peneluran  pada penyu lekang. Pengamatan dilaksanakan di pantai Panga, Kabupaten Aceh Jaya. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode observasi pada kegiatan pemantauan dan metode percobaan pengamatan langsung pada proses relokasi dan sarang buatan. Hasil yang ditemukan menunjukan tingkat efektifitas terhadap kegiatan pemantauan berbasis adat yang dilakukan oleh tim konservasi pantai Panga. Hal ini ditandai dengan ditemukannya dua sarang peneluran penyu dari hasil pemantauan yang dilakukan di sepanjang pantai Panga. Hasil pengamatan terhadap sarang buatan juga menunjukan persentase keberhasilan penetasan yang tinggi dari telur yang telah ditanam kembali dari hasil pemantauan. Sarang buatan yang didesain menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 97,33%. Adanya kegiatan monitoring dan relokasi telah terbukti dapat membantu upaya pelestarian penyu lekang dari ancaman kepunahan.


Keywords


Konservasi penyu, Aroen Meubanja, Sarang semi alami, Penyu lekang (Lepidochelys olivacea)

Full Text:

PDF

References


Bahri, S., Atmadipoera, A. S., & Madduppa, H. H. (2017). Genetic diversity of olive ridley Lepidochelys olivacea associated with current pattern in Cendrawasih Bay, Papua. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 9(2), 747–760.

Bahri, S., Heriansyah, H., Purnama, D. A., Erijal, E., & Rifki, M. (2019). Biodiversitas Mangrove Di Perairan Aceh Barat Daya Sebagai Potensi Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat. Jurnal Laot Ilmu Kelautan, 1(2), 77–80.

Bahri, S., Purnama, D. A., Syawal, S., & Khairi, I. (2020). Evaluasi Tutupan Terumbu Karang Berbasis Masyarakat Di Wilayah Kawasan Konservasi Perairan Daerah (Kkpd) Kabupaten Aceh Selatan. Jurnal Laot Ilmu Kelautan, 2(2), 129–136.

Buhang, F., & Hamzah, S. N. (2016). Identifikasi dan Karakteristik Sarang Penyu di Cagar Alam Mas Popaya Raja| Identification and nest characteristics of sea turtles in Mas Popaya Raja Nature Reserve. The NIKe Journal, 4(1).

Carlberg, C. (2014). Statistical analysis: Microsoft excel 2013. Que Publishing.

Dermawan, A., Nuitja, I. N. S., Soedharma, D., Halim, M. H., Kusrini, M. D., Lubis, S. B., Alhanif, R., Khazali, M., Murdiah, M., & Wahjuhardini, P. L. (2009). Pedoman Teknis Pengelolaan Konservasi Penyu. Direktorat Konservasi dan Taman Nasional Laut, Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Departemen Kelautan dan Perikanan RI. Departemen Kelautan dan Perikanan RI: Jakarta.

Firliansyah, E., Kusrini, M. D., & Sunkar, A. (2017). Pemanfaatan dan efektivitas kegiatan penangkaran penyu di Bali bagi konservasi penyu. Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology, 2(1), 21.

Gazali, M. (2020). Bimbingan Teknik (BIMTEK) Bagi Mahasiswa Tentang Teknik Relokasi Telur Penyu di Gampong Keude Panga Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya. Jurnal Marine Kreatif, 2(1).

Guna, P. I. A., Suyadnya, I. M. A., & Agung, I. (2018). Sistem Monitoring Penetasan Telur Penyu Menggunakan Mikrokontroler NodeMCU ESP8266 dan Protokol MQTT dengan Notifikasi Berbasis Telegram Messenger. J. Comput. Sci. Informatics Eng, 2(2), 80.

Harnino, T. Z. A. E., Parawangsa, I. N. Y., Sari, L. A., & Arsad, S. (2021). Efektifitas Pengelolaan Konservasi Penyu di Turtle Conservation and Education Center Serangan, Denpasar Bali. Journal of Marine and Coastal Science Vol, 10, 1.

Kushartono, E. W., & Hartati, R. (2016). Keberhasilan Penetasan Telur Penyu Hijau (Chelonia mydas) Dalam Sarang Semi–Alami Dengan Kedalaman Yang Berbeda Di Pantai Sukamade, Banyuwangi, Jawa Timur. Jurnal Kelautan Tropis, 19(2), 123–130.

Limpus, C. J., & Fien, L. (2009). A biological review of Australian marine turtles. Environmental Protection Agency Brisbane, QLD.

Miller, J. D. (2017). Reproduction in sea turtles. In The biology of sea turtles (pp. 51–81). CRC Press.

Nuitja, I. N. S. (1992). Biologi dan ekologi pelestarian penyu laut. Penerbit IPB.

Rofiah, A., Hartati, R., & Wibowo, E. (2012). Pengaruh naungan sarang terhadap persentase penetasan telur penyu lekang (Lepidochelys olivacea) di Pantai Samas Bantul, Yogyakarta. Journal Of Marine Research, 1(2), 103–108.

Syaiful, N. Bin, Nurdin, J., & Zakaria, I. J. (2013). Penetasan Telur Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea Eschscholtz, 1829) pada Lokasi Berbeda di Kawasan Konservasi Penyu Kota Pariaman. Jurnal Biologi UNAND, 2(3).

Umama, A. R. (2019). Tingkat Keberhasilan Penetasan Telur Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) pada Sarang Semi Alami di Pantai Boom Banyuwangi Periode Tahun 2018. Universitas Airlangga.

Zarkasi, M., Efrizal, T., & Zen, L. W. (2011). Analisis distribusi sarang Penyu berdasarkan karakteristik fisik pantai pulau wie kecamatan tambelan kabupaten bintan. Bintan. Universitas Maritim Raja Ali Haji.




DOI: https://doi.org/10.35308/jlik.v4i2.4822

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Samsul Bahri, Fitriani Fitriani, Rabiatul Adhewiyah Berutu, Mai Suriani, Mira Mauliza Rahmi, Heriansyah Heriansyah