Struktur Populasi Gastropoda (Terebralia palustris) Di Area Ekowisata Mangrove Gampong Baro Kabupaten Aceh Jaya

Fitriani Fitriani, Mai Suriani, Samsul Bahri, Mohamad Gazali, Mira Mauliza Rahmi

Abstract


ABSTRAK

Ekowisata mangrove Gampong Baro mempunyai beberapa tempat yang dapat dikunjungi, bentuk dari aktivitas kunjungan ini secara langsung memberikan dampak terhadap  beberapa jenis biota pada ekologi mangrove adalah jenis Gastropoda. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Oktober 2021-Januari 2022 di area mangrove Gampong Baro Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh, dengan tujuan untuk mengetahui nilai kepadatan, distribusi ukuran dan pola distribusi dari Terebralia palustris. Pengambilan data dilakukan di 3 stasiun pengamatan dengan menggunakan metode transek kuadrat. Pada setiap stasiun pengamatan di pasanng  plot utama ukuran 10 x 10 m untuk pengambilan data mangrove dan disetiap plot utama dibuat subplot ukuran 1 x 1 m  untuk pengambilan data gastropoda.  Hasil  dari penelitian menunjukan bahwa kepadatan Terebralia palustris bernilai antara 4-16 ind/m2, ukuran sebaran Terebralia palustris berkisar antara 3-12,3 cm. Indeks pola distribusi sebaran adalah Id<1 yang artinya pola sebarannya merata/seragam. Hubungan kerapatan mangrove dengan kelimpahan gastropoda Terebralia palustris antar stasiun dianalisis menggunakan Regresi Linear Sederhana diperoleh nilai r= 0,9663, yang berarti memiliki korelasi yang sangat kuat antara kepadatan gastropoda Terebralia palustris dengan kepadatan mangrove


Keywords


fitri160120

Full Text:

PDF

References


Ariska, S. D. 2012, Keanekaragaman dan Distribusi Gastropoda dan Bivalvia (Moluska) di Muara Karang Tirta Pangandaran, Institut Pertanian Bogor. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Bogor, (Skripsi).

Baharuddin, N., N.B. Basri and N.H. Syawal. (2018). Marines Gastropods (Gastropoda; Mollusca) Diversity and Distribution on Intertidal Rocky Shores of Trengganu, Peninsular Malaysia. AACL Bioflux, 11(4) : 1144-1155.

Bahri, F.Y (2006). Keanekaragaman dan Kepadatan Komunitas Moluska di Perairan Sebelah Utara Danau Maninjau. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Brower, J. E. J.H Zar, dan C.N. von Ende. 1990. Field and Laboratory Methods for General Ecology, Third Edition. WmC. Brown Publisher. USA.

Ernanto, R. Fitri, A. Riris, A. 2010. Struktur Komunitas Gastropoda Pada Ekosistem Mangrove di Muara Sungai Batang Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Bandar Lampung. Maspari Journal, 1:73-78.

Fadhil, Y. A., Syafrudiin, N., dan Elizal. (2021). Struktur Populasi Gastropoda Terebralia palustris pada Ekosistem Mangrove Teluk Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science), 9 (2): 162-172.

Gundo, M.T., 2010, Kerapatan, Keanekaragaman dan Pola Penyebaran Gastropoda Air Tawar di Perairan Danau Poso, Media Litbang Sulteng. 3(2), 137-143.

Ichan, F. S., Hendrarto, B., dan Supardjo, M. N., 2013, Distribusi dan Kelimpahan Gastropoda pada Hutan Mangrove Teluk Awur Jepara, Journal of management of Aquatic Resources, 2(3), 93-103.

Isnaningsih. N.R dan M.P. Patria. (2018). Peran Komunitas Moluska dalam Mendukung Fungsi Kawasan Mangrove di Tanjung Lesung Pandeglang, Banten. Jurnal Biotropik, 6(2) : 85-93.

Kementerian Lingkungan Hidup. 2004. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup.

Marpaung, A. A. F,. 2013. Keanekaragaman Makrozoobenthos di Ekosistem Mangrove Silvofishery dan Mangrove Alami Kawasan Ekowisata Pantai Boe Kecamatan Galesong Kabupaten Takelar. UNHAS,FKIP. Skripsi.

Nugroho, S. G., A. Setiawan dan S. P. Harianto. 1991. “Coupled Ecosystem Silvo-Fishery” Bentuk Pengelolaan Hutan Mangrove-Tambak yang Saling Mendukung dan Melindungi dalam Prosiding Seminar IV Ekosistem Mangrove. Panitia Nasional Program MAB Indonesia-LIPI. Jakarta.

Praktikto, I., dan B. Rochaddi. (2006). Ekologi Perairan Delta Wulan Demak Jawa Tengah: Korelasi Sebaran Gastropoda dan Bahan Organik Dasar di Kawasan Mangrove. Jurnal Ilmu Kelautan, 11(4):102-111.

Rivai, A. P., Zulkifli., S. Nasution. (2018). Hubungan Kerapatan Lamun (Thalassia hemprichii) dengan Kepadatan Gastropoda di Perairan Pantai Nirwana Kota Padang Sumatera Barat. Skripsi. Universitas Riau. Riau.

Riyandi, H. Indra J. Z dan Izmiarti, 2017, Diversitas Gastropoda pada Akar Mangrove di Pulau Siranda, Padang, Sumatera Barat, J.Bio.UA. 5:34-40.

Soegianto, A. (1994). Keanekaragaman Makrozoobenthos. Ekologi Kuantitatif. Penerbit Usaha Nasional. Surabaya.

Suhendra, I., Bahtiar., D. Oetama. (2017). Studi Distribusi dan Kepadatan Kerang Pasir (Modiolus modulaides) di Perairan Pulau Bungkutoko Kecamatan Abeli Kota kendari Sulawesi Tenggara. Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan, 2(3):179-187.

Susiana. 2011. Diversitas dan Kerapatan Mangrove, Gastropoda dan Bivalvia di Estuari Perancak, Bali. Skripsi. Universitas Hasanudin. Makasar.

Syamsurial. 2011. Studi Beberapa Indeks Komunitas Makrozoobenthos di Hutan Mangrove Kelurahan Coppo Kabupaten Baru. Skripsi. Program Studi Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanudin. Makasar.

Tanjung, A. 2012. Biostatistika Inferensial. Penerbit Tamtaramesta. Bandung.

Usman, L., Syamsuddin, and Hamzah, S. N. 2013. Analisis Vegetasi Mangrove di Pulau Dudepo Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorotalo Utara. Jurnal Nike.




DOI: https://doi.org/10.35308/jlik.v4i1.4921

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Fitriani 1601