Identifikasi dan Keanekaragaman Gastropoda di Ekosistem Mangrove Pantai Thailand, Kepulauan Simeulue

Armansyah Armansyah, Mohamad Gazali, Mai Suriani, Hayatun Nufus, Zuriat Zuriat, Rina Syafitri

Abstract


Penelitian ini berfokus pada data-data kelas gastropoda yang hidup menempel pada akar, batang mangrove (tree fauna) dan pada permukaan tanah (epifauna) dan gastropoda yang hidupnya menggali lubang dalam tanah (infauna). Tujuan penelitian ini adalah identifikasi kelas gastropoda pada hutan mangrove yang telah terancam ekosistemnya.pengambilan data gastropoda terdiri dari 10 plot dengan menggunakan transek kuadrat yang berukuran 1x1 meter, dan pengukuran salinitas.Hasil penelitian ini didapatkan 9 jenis dari 6 famili gastropoda yaitu Potamididae, Columbellidaes, Cerithiidae, Strobidae,Olividae, Neritidae. Salinitas merupakan faktor yang sangat berpengaruh bagi kehidupan Gastropoda dan keberadaan hutan mangrove, salinitas pada setiap Stasiun I 30,2%, Stasiun II 33,5% dan Stasiun III 33,7%. nila indeks keanekaragaman di setiap stasiun berbeda-beda, stasiun 1 dengan nilai 0,49 lebih sedikit (rendah) nilai indek keanekaragaman (Treefauna), untuk nilai 0,75 lebih tinggi yang dimiliki nilai indeks keanekaragaman (Epifauna). Untuk stasiun 2 dengan nilai 0,35 lebis sedikit nilai indeks keanekaragaman (Treefauna), sedangkan nilai 0,66 nilai indek keanekaragamannya sedang (epifauna). Stasiun 3 dengan nilai 0,33 lebih rendah untuk nilai indek keanekaragaman (treefauna), nilai 0,75 yang termasuk kategori keanekaragamannya tinggi (epifauna).Kondisi lingkungan saat ini disetiap stasiunnya relatif kurang baik bagi kehidupan gastropoda dan mangrove.

Full Text:

PDF

References


Brown, DS, 2005, Freswater Snails of Africa and Their Medical Importance, Taylor & Francis, Revised 2nd edition, Departement of Zoology, The Natural, History Museum London.

Endang Hilmi, Shut dan Sunarto Budi Utoyo. 2009. Model Hubungan Antara Tingkat Kerapatan Pohon Mangrove Dengan Populasi Kepiting (Scylla Serata). Studi Kasus Ekosistem Mangrove Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. http://ar.Scribd.com. (2 Januari 2014).

Handayani,. ST. 2011. Sturuktur Komunitas Gastropoda Di Estuaria Sungai Peniti Kabupaten Pontianak Kalimantan Barat, Skripsi. Universitas Tanjung Pura. Pontianak

Hermianto, S. 2017. Taksonomi Avetebrata Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Inchan, F. S. Hendrarto, B., dan Supardjo, M. N,. 2013. Distribusi dan Kelimpahan Gastropoda pada Hutan Mangrove Teluk Awur Jepara. Journal Of Management Of Qavatic Resources, 2(3), 93-103.

Kusnadi, A. Hermawan, UE & Triandiza, T, 2008, Moluska Padang Lamun Kepulauan Kei Kecil, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Prees, Jakarta

Maulana, R. 2004. Struktur Komunitas Gastropoda Pada Ekosistem Mangrove Dikawasan Pesisir Batu Ampar Kalimantan Barat, Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB, Bogor

Nybakken, J, 2013, Biologi Laut: Suatu Pendekatan Ekologis (Alih Bahasa: Eidmen, M, Koesbiono, Bangen, DG, Hutomo, M & Sukardjo, S). Cetakan II PT. Gramedia, Jakarta

Odum, EP. 1996. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi Ke Tiga Gajah Mada Universitas. prees. Yogyakarta

Rangkuti. A. M. 2017. Ekosistem Pesisir Laut. Jakarta: Bumi Aksara.

Sinyo, Y dan J. Idris, 2013. Studi Kepadatan Dan Keanekaragaman Jenis Organisme Moluska Pada Daerah Padang Lamun di Perairan Pantai Kelurahan Kastela Kecamatan Pulau Ternate, Jurnal Bioedukasi vol 2(1): 154-162.

Wahyuni, I., I. J. Sari, B. Ekandra. 2017. Biodiversitas Molluska (Gastropoda dan Bivalvia) Sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Dikawasan Pesisir Pulau Tunda Banten, Biodidaktika, 12(2). 45-56.

Wibyowati, L. 2019. Keanekaragaman Moluska (Bivalvia dan Gastropoda) di sepanjang pantai carita, pandeglang banten. Skripsi. Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor.




DOI: https://doi.org/10.35308/jlik.v4i1.5089

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Arman Syah, Mohamad Gazali, Mai Suriani, Hayatun Nufus