Karakteristik Pasang Surut Air Laut Di Perairan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur

Feni Nurkumala, Nurdin Nurdin, Nasrulllah Hanif Maulana, Wawan Diyanto, Luhur Moekti Prayogo

Abstract


Trenggalek merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur yang memiliki potensi sumber daya alam yang cukup melimpah salah satunya laut. Aspek penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan sumber daya laut adalah informasi pasang surut. Pengetahuan mengenai pasang surut menjadi penting dikarenakan setiap wilayah memiliki karakteristik masing-masing. Masyarakat pesisir memanfaatkan informasi pasang surut untuk aktivitas seperti menentukan waktu berlayar dan mengisi tambak pada saat air pasang. Studi ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasang surut di perairan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur dengan metode Least Square. Data pasang surut diperoleh dari Badan Informasi Geospasial (BIG) dengan interval satu jam pada bulan Maret dan Juli 2021 yang mewakili musim barat dan timur. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa di perairan kabupaten Trenggalek hasil analisis pada bulan Maret dan Juli 2021 menunjukkan bilangan Formzahl sebesar 0.42 dan 0.40 (nila F antara 0.25 – 1.25), yang berarti tipe pasang surut di perairan Trenggalek adalah Campuran dengan kecenderungan Semidiurnal. Tipe ini menjelaskan bahwa dalam satu hari terjadi dua kali air pasang dan dua kali air surut. Selanjutnya grafik fluktuasi pasang surut menunjukkan pada bulan Maret 2021, pasang tertinggi terjadi pada tanggal 1-7 dan 13-21, sedangkan surut terendah terjadi pada tanggal 9-11 dan 25-29. Kemudian pada bulan Juli 2021, pasang tertinggi terjadi pada tanggal 9-15 dan 13-21, sedangkan surut terendah terjadi pada tanggal 9-11 dan 21-29. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan waktu pasang dan surut pada musim yang berbeda di perairan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.


Keywords


Pasang Surut; Metode Least Square; Musim Peralihan; Formzahl; Kabupaten Trenggalek

Full Text:

PDF

References


Kementerian PUPR. (2016). Profil Kabupaten/ Kota (pp. 1–19). RPI2JM Kabupaten

Trenggalek.

Mahatmawati, A. D., Efendy, M., & Siswanto, A. D. (2009). Perbandingan fluktuasi

muka air laut rerata (mlr) di perairan pantai utara Jawa Timur dengan perairan Pantai

Selatan Jawa Timur. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and

Technology, 2(1), 31-39.

Ongkosongo. (1989). Pasang Surut (Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi

(ed.)). Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Prayogo, L. M. (2021a). Metode Kuadrat Terkecil untuk Analisis Konstanta Harmonik

Pasang Surut Air Laut di Pulau Gili Raja, Kabupaten Sumenep, Madura. Pena

Akuatika: Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 20(1), 72–79.

Prayogo, L. M. (2021b). Studi Parameter Oseanografi Fisika dan Kimia di Perairan Pulau

Sulawesi, Indonesia. J-Tropimar, 3(1), 12–23.

Prayogo, L. M., & Hanif, M. (2022). Investigation of the Tidal Character in Bawean

Island East Java Using Admiralty Method. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 27(1),

–5. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31258/jpk.27.1.1-5

Prayogo, L. M., & Suspidayanti, L. (2021). Study of Tidal Characteristics in The South

and North Coastal of Sumenep Regency, Madura. Jurnal Perikanan dan Kelautan,

(2), 142-156.

Ryanto, N. A., Wiyono, R. U. A., & Hidayah, E. (2022). Studi Peramalan Pasang Surut di

Pesisir Pantai Pancer Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Maspari Journal:

Marine Science Research, 14(1), 1–13.

Triatmodjo, B. (2012). Perencanaan Bangunan Pantai (Vol. 2). Beta Offset. 327 hlm.

Triatmodjo, Bambang. (2009). Perencanaan Pelabuhan. Beta Offset. 490 hlm.

Triatmojo, B. (1999). Teknik Pantai. Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. 397

hlm.




DOI: https://doi.org/10.35308/jlik.v4i2.5540

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Luhur Moekti Prayogo