Penentuan Kadar Aspal Optimum Campuran Aspal Porus Menggunakan Retona Blend 55 dengan Metode Australia

Veranita Veranita

Abstract


Aspal porus merupakan campuran beraspal panas antara agregat bergradasi terbuka dengan aspal-aspal berviskositas tinggi. Campuran Aspal porus ini sedang dikembangkan untuk konstruksi wearing course. Lapisan ini didominasi oleh agregat kasar, sehingga menurunkan kemampuan bahan pengikat untuk mempertahankan posisi agregat, maka dibutuhkan aspal dengan daya ikat yang kuat, awet dan berviskositas tinggi. Salah satu contoh aspal yang  dimodifikasi dengan aspal alam yaitu retona blend 55. Retona blend merupakan perpaduan antara aspal keras Pen. 60 atau Pen. 80 dengan asbuton semi ekstraksi. Retona ini berfungsi sebagai aspal dan pengisi rongga dalam campuran beraspal dan diharapkan dapat mengantisipasi kerusakan dini pada ruas jalan yang melayani beban lalu lintas berat dan temperatur tinggi. Retona mempunyai titik penetrasi yang rendah, daktilitas rendah dan titik lembek yang tinggi. Pada penelitian ini digunakan metode untuk penentuan kadar aspal optimum yaitu metode Australia. Benda uji untuk penelitian ini adalah 51 benda uji. Seluruh benda uji dipadatkan 2 x 50 tumbukan. Hasil yang didapat dari metode Australia, dengan pengujian asphalt flow down dan cantabro loss didapat KAO sebesar 5,88% dengan nilai stabilitas 357,28 kg, flow 2,73 mm, density 1,99 kg/cm3, VIM  18,65% dan MQ 137,54 kg/mm. Durabilitas sebesar 75% dan permeabilitas sebesar 0,28 cm/dtk. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kadar retona blend 55 dalam campuran aspal porus, akan terjadi peningkatan nilai stabilitas dan durabilitas sedangkan  nilai permeabilitas dan kadar rongga terus menurun.

Full Text:

PDF

References


Anonim, 1976, Manual Pemeriksaan Bahan Jalan, No. 01/MN/MB/1976, Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik, Direktorat Jenderal Bina Marga, Jakarta.

Anonim, 1980, Manual for Design and Construction of Asphalt Pavement, Japan Road Association, 3-3-3 Kasumagesaki, Chiyoda-ku, Tokyo, Japan.

Anonim, 1997, Open Graded Asphalt Design Guide, Austraian Asphalt Pavement Association, Austalia.

Anonim, 2004, Pedoman Pekerjaan Campuran Beraspal Panas, Direktorat Jenderal Bina Marga, Departemen PU, Jakarta.

Anonim, 2008, Petunjuk Penggunaan Aspal Retona Blend 55 dalam Campuran Beraspal Panas, Direktorat Jenderal Bina Marga, Departemen PU, Jakarta.

Affan. M, 2006, Studi Peranan Rongga Terhadap Stabilitas dan Durabilitas Campuran Aspal Porus Akibat Penambahan Mortar, Tesis, Magister Teknik Sipil, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Bukhari dkk, 2007, Rekayasa Bahan dan Tebal perkerasan, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Dachlan, A.T., 1999, Campuran Beraspal Panas dengan Pendekatan Kepadatan Mutlak, Diseminasi Puslitbang Departemen Pekerjaan Umum.

Dairi, G, 1995, Bahan Perkerasan Jalan, Departemen Pekerjaan Umum, Badan Penelitian dan Pengembangan PU, Jakarta

Diana, 1995, Aspal Porus, Fakultas Teknik, UNILA, Bandar Lampung

Diana, 2004, Studi Rongga Menerus dan Kinerja Permeabilitas Perkerasan Aspal Porus Lapisan Ganda, Jurnal Transportasi, FSTPT, Vol 4, No.2, Bandung

Hardiman, 2005, Pengaruh Pemilihan Gradasi terhadap Faktor Pelaksanaan Pekerjaan (Workability) Campuran Beraspal Porus, Jurnal Transportasi FSTPT, Vol. 5, No. 1, Bandung.

Kurniadji dan Nono, 2008, Tinjauan Penambahan Asbuton Dalam Campuran Beraspal Panas dari Segi Teknis dan Finansial, Laporan Penelitian, Puslitbang

Jalan dan Jembatan, Departemen PU, Bandung.

Siswosoebrotho, 1999, Bahan Perkerasan Jalan, ITB, Bandung.

Suaryana. M, 2008, Analisis Faktor-Faktor yang Dapat Mendorong Kegagalan dalam Pelaksanaan Asbuton, Laporan Penelitian, Puslitbang Jalan dan Jembatan, Departemen PU, Bandung.

Sukirman, S,. 1993, Perkerasan Lentur Jalan Raya, Penerbit Nova, Bandung.

Sukirman, S., 2003, Beton Aspal Campuran Panas, Penerbit Granit, Jakarta.

Zamhari, KA., 1997, Metode Perencanaan Campuran Aspal Panas Berdasarkan Spesifikasi yang Disempurnakan, Prosiding Seminar Nasional Teknologi Perkerasan Jalan Wilayah Barat, Pekan Baru.




DOI: https://doi.org/10.35308/jts-utu.v2i1.345

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Sipil