Struktur Komunitas Megabentos Pada Padang Lamun Di Perairan Pulau Beras Basah Kota Bontang Kalimantan Timur
Abstract
Pulau Beras Basah adalah pulau yang berada di Kota Bontang dengan keanekaragaman ekosistem lautnya, salah satunya yaitu ekosistem lamun dan bentos. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi kerapatan lamun, struktur komunitas megabentos dan hubungan kerapatan lamun dengan kelimpahan megabentos. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari – Mei 2025 di perairan Pulau Beras Basah Kota Bontang Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Lokasi penelitian terdiri dari 4 Stasiun dengan masing-masing Stasiun ditarik garis transek tegak lurus dari garis pantai ke laut sepanjang 50 m yang di bagi menjadi 6 plot dengan jarak 10 m. Hasil penelitian didapatkan 4 spesies lamun yaitu Thalassia hemprichii, Enhalus acoroides, Halophila ovalis, Syringodium isoetifolium. Kondisi keraptan termasuk dalam kategori sangat rapat dengan kerapatan tertinggi didapatkan pada jenis Thalassia hemprichii, sedangkan spesies megabentos yang teridentifikasi yaitu 6 jenis yang berasal 3 kelas, dengan kelimpahan tertinggi pada kelas astroidea. Hubungan kerapatan lamun dengan kelimpahan megabentos berdasarkan analisis regresi linier sederhana menunjukkan nilai korelasi -0,4519 hasil hubungan kerapatan lamun dan kelimpahan megabentos tergolong sedang.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akbar, S. S. (2021). Identifikasi Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik Air Kali Pelayaran Anak Sungai Brantas Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Jurnal Environmental Pollution, 1. https://ecotonjournal.id/index.php/epj
Azizah, R., Darmawan, B., & Taufiq SPJ, N. (2020). Kelimpahan Makrozoobenthos Pada Ekosistem Padang Lamun Di Pulau Cemara Besar, Kepulauan Karimunjawa (Abundance of Macrozoobenthos in the Seagrass Field Ecosystem in Cemara Besar Island, Karimunjawa Islands). Jurnal Moluska Indonesia, 4(1), 1–7.
Choirudin, I. R., Supardjo, N., & Rudolf, M. (2014). Studi Hubungan Kandungan Bahan Organik Sedimen Dengan Kelimpahan Makrozoobenthos Di Muara Sungai Wedung Kabupaten Demak. Diponegoro Journal Of Maquares, 3(3), 168–176. http://ejournal- s1.undip.ac.id/index.php/maquares
Desinawati, Adi, W., & Utami, E. (2018). Struktur Komunitas Makrozoobentos Di Sungai Pakil Kabupaten Bangka. Akuatik Jurnal Sumberdaya Perairan, 54–63.
Fikri, N. (2014). Keanekaragaaman dan Kelimpahan Makrozobenthos di Pantai Kartika Jaya Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal. Universitas Muhammadia Surakarta.
Gultom, C. R., Muskananfola, M. R., & Purnomo, P. W. (2018). Hubungan Kelimpahan Makrozoobenthos Dengan Bahan Organik Dan Tekstur Sedimen Dikawasan Mangrove Di Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Journal Of Maquares, 7(2), 172–179. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/maquares
Indrawan, G. S., Suhernawan Yusup, D., & Ulinuha, D. (2016). Asosiasi Makrozoobentos Pada Padang Lamun Di Pantai Merta Segara Sanur, Bali The Association Of Macrozoobenthos With Seagrass Beds In Merta Segara Sanur, Bali. Jurnal Biologi, 11–16.
Izzah, N. A., & Roziaty, E. (2016). Keanekaragaman Makrozoobentos Di Pesisir Pantai Desa Panggung Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Journal Bioeksperimen, 2(2).
Junaidi, Zulkifli, & Thamrin. (2017). Analisis Hubungan Kerapatan Lamun Dengan Kelimpahan Makrozoobentos Di Perairan Selat Bintan Desa Pengujan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan Dan Kelautan,.
Junaidi, Zulkifli, & Tamrin. (2017). Analysis Of Seagrass Density Relation To Macrozoobenthic Abundance In Waters Of Bintan Strait Pengujan Village Bintan Regency Of Riau Province. Jurnal Insan Tani, 1, 3.
Kadim, M. K., & Arfiati, D. (2022). Efek Polutan Terhadap Fisiologis Makroinvertebrata Sungai. EnciroScienteae, 18(1), 65–76.
Merryanto, Y., Ginzel, F. I., & Daud, Y. (2024). Kelimpahan, Pola Distribusi Dan Keanekaragaman Echinodermata Di Ekosistem Lamun Pantai Namoanak Tablolong Batubao, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Kelautan Tropis, 27(3), 569–578. https://doi.org/10.14710/jkt.v27i3.24250
Nur, A. A., Sukma Ardyanti, D., & Suryanda, A. (2020). Peran Padang Lamun Terhadap Hewan Asosiasi di Perairan Indonesia. Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains ECOTAS, 1(2). http://journals.ecotas.org/index.php/ems
Noris, M. (2021). Makrozoobhentos di Pesisir Pantai Kalaki Kec. Palibelo Kab. Bima Nusa Tenggara Barat. Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi, 13(2), 86. https://doi.org/10.20961/bioedukasi-uns.v13i2.42068
Odum, E. P., & Barrett, G. W. (1971). Fundamentals ofECOLOgy.
Panjaitan, M. L., Yasser, M., & Kusumaningrum, W. (2021). Ekowisata Pantai Di Pulau Beras
Basah Kota Bontang Kalimantan Timur. Jurnal Berkala Perikanan Terumbuk, 49.
Pramika, L., Muliadi, & Minsas, S. (2021). Stuktur Komunitas Makrozoobentos di Perairan Pulau
Kabung, Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 10–19.
Ridwan, M., Fathoni, R., Fatihah, I., & Pangestu, D. A. (2016). Struktur Komunitas Makrozoobentos Di Empat Muara Sungai Cagar Alam Pulau Dua, Serang, Banten. Al-
Kauniyah: Jurnal Biologi, 9(1). https://doi.org/10.15408/kauniyah.v9i1.3256
Syakur, A. (2021). Studi Makrobentos Di Pesisir Pantai Karang-Karangan Kecamatan Bua
Kabupaten Luwu. Pendidikan Biologi, 6. http://www.journal.uncp.ac.id/
Tuahatu, J. W., Hulopy, M., & Louhenapessy, D. G. (2016). Community structure of seagrass in Waai and Lateri waters, Ambon Island, Indonesia. Aquaculture, Aquarium, Conservation &
Legislation, 9(6). http://www.bioflux.com.ro/aacl
Ulfa, M., Gde, P., Julyantoro, S., Hermawati, A., & Sari, W. (2018). Keterkaitan Komunitas
Makrozoobentos dengan Kualitas Air dan Substrat di Ekosistem Mangrove Taman Hutan
Raya Ngurah Rai Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 4(2), 179–190.
Wahab, I., Madduppa, H., Kawaroe, M., & Nurafni. (2019). Analisis Kepadatan Makrozoobentos Pada Fase Bulan Berbeda Di Lamun, Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Jakarta. Jurnal Teknologi Perikanan Dan Kelautan, 10(1), 93–107.
Wentworth, C. K. (1922). A Scale Of Grade And Class Terms For Clastic Sediments’. J.Geology, 30,
–392.
Yasir, M., Haeruddin, & Suryanto, A. (2015). Status Pencemaran Sungai Wakak Kendal Ditinjau
Dari Aspek Total Padatan Tersuspensi Dan Struktur Komunitas Makrozoobentos. Diponegoro Journal Of Maquares Management Of Aquatic Resources, 4, 112–122.
Yunita, R. R., Suryanti, S., & Latifah, N. (2020). Biodiversitas Echinodermata pada Ekosistem Lamun di Perairan Pulau Karimunjawa, Jepara. Jurnal Kelautan Tropis, 23(1), 47. https://doi.org/10.14710/jkt.v23i1.3384
Yunus, M., Kartika, & Hamsiah. (2023). Hubungan Kerapatan Lamun Dengan Kelimpahan Megabentos Di Pulau Bontosua Desa Mattiro Bone Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep. Jurnal Insan Tani, 2(3), 276–282. https://doi.org/10.1234/jit.v2i1
DOI: https://doi.org/10.35308/jlik.v8i2.13274
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Abdul Thalib, Nurfadilah Nurfadilah, Ristiana Eryati













