TRADISIONAL CUISINE OF SOUTH BANGKA AS A REPRESENTATION OF LOCAL HISTORY AND CULTURE

Muhammad Safwan Jamil

Abstract


Kuliner tradisional merupakan bagian dari warisan budaya takbenda yang memiliki peran penting dalam merepresentasikan sejarah, nilai budaya, dan identitas lokal suatu masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan karakteristik kuliner tradisional Bangka Selatan, mengidentifikasi nilai-nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui pendekatan etnografi kuliner. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan tokoh adat, pelaku kuliner, dan masyarakat lokal, serta studi dokumentasi terhadap sumber tertulis yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuliner tradisional Bangka Selatan memiliki karakteristik khas yang mencerminkan adaptasi masyarakat terhadap lingkungan pesisir, pemanfaatan bahan lokal, serta teknik pengolahan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Kuliner tersebut mengandung nilai sejarah, sosial, simbolik, dan kearifan lokal yang berfungsi sebagai arsip budaya hidup. Selain itu, kuliner tradisional berperan signifikan dalam memperkuat identitas budaya, membangun rasa kebersamaan, serta menjadi sarana transmisi nilai budaya antargenerasi di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian kuliner tradisional tidak hanya penting untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal, tetapi juga sebagai upaya mempertahankan jati diri masyarakat Bangka Selatan.

Keywords


Kuliner Tradisional, Warisan Budaya Takbenda, Identitas Budaya, Bangka Selatan.

Full Text:

PDF

References


Abror, K. T., Zennika, T., Putri, E. P. M., & Yukuri, K. A. (2024). Peran Makanan Tradisional Dalam Menguatkan Identitas Nasional. Jurnal Budaya Nusantara, 7(1), 24-35.

Adibah, A., Fitria, R., Husna, A., Salsabila, Z., & Fauziyah, S. (2025). Nasionalisme Melalui Pelestarian Makanan Tradisional Indonesia. Jurnal Pendidikan Non Formal , 3 (2), 8. https://doi.org/10.47134/jpn.v3i2.2287

Apriati, Y., Rochgiyanti, R., Mattiro, S., Sajidin, A., Hikmah, N., & Alfisyah, A. (2025). The Function and Social Role of Traditional Food in The Life of The Banjar Community in South Kalimantan. Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial, 5(2), 252-268.

Arnold, M., & Rajagukguk, Y. V. (2021). Sangga buwana as food acculturation: Yogyakarta royal traditional food. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 23(2), 212-221.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks: Sage Publications.

Dhaswara, D. O., & Jamil, M. S. (2025). Pengetahuan Pengetahuan Tradisional Belacan Habang (Terasi Toboali) Sebagai Warisan Budaya (Bumbu Tradisional) Khas Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Jurnal Gastronomi Indonesia, 13(2), 36-42.a

Dhaswara, D. O., & Jamil, M. S. (2025). Eksistensi Lakso Toboali (Habang) Sebagai Warisan Budaya Kabupaten Bangka Selatan dalam Perspektif Antropologi. POMEURAH: Indonesian Journal of Humanities, 2(1), 61-72.b

Dua, F. M., Neonbeni, R., Timo, R. I., Mas’ud, F., & Benu, A. (2025). Peran Makanan Tradisional Dalam Mempertahankan Identitas Budaya Di Era Globalisasi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 336-347.

Ghazi, M Ikhsan Al, Nurul Qomariyah, Agung Wijaya Subiantoro, and Nur Aeni Ariyanti. (2021). “The Utilization of Rusip’s Local Culture As a Distanced Learning Media in Biological Lessons”. Asian Journal of Advanced Research and Reports 15 (3):86-93. https://doi.org/10.9734/ajarr/2021/v15i330384.

Ilafi, A., & Larasaty, D. P. (2024). Systematic Literature Review: Cultural Identity In Local Food Distinctiveness. Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(1).

Iskandar, B. S., Iskandar, J., Mulyanto, D., & Aliifah, F. (2023). Local knowledge of the Sundanese community on traditional foods to enhance the family food security. ETNOSIA: Jurnal Etnografi Indonesia, 8(1), 76-89.

Levyda, L., & Maulana, L. H. (2024). Domestic Tourist's Motivation Consume Local Food: A Case Study in Bangka Belitung. Jurnal Manajemen (Edisi Elektronik), 15(1), 147-161.

Marwani, I. S., Lestari, Z. A., Pramudya, W., & Yeldi, Y. (2025). Sambal Asam Sebagai Kuliner Lokal Khas Bangka: Kajian Deskriptif Kualitatif Dalam Perspektif Gastronomi. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(3), 5000-5004.

Maulana, M. F., Alnizar, F., & Amanulloh, N. (2025). Symbols, identity, and tradition: The linguistic anthropology of Javanese traditional food. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 27(1), 76-87.

Mervia, R. A., & Kho, G. R. M. (2024). The Taste, Ritual, and Cultural Essence Within a Bowl of Mie Rebus Belitung. LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 264-273.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nabila, A. Z. R., Tyas, A. W., Canna, A. A. A., Salma, Y., & Supriyono, S. (2025). Kuliner Tradisional Sebagai Media Pendidikan Nilai Pancasila di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 37188–37191. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/34417

Panjaitan, A. M., & Lase , A. (2024). Produsen Peran Kuliner Tradisional Dalam Membangun Toleransi Antar Etnis Analisis Kemitraan Antara Makanan Lokal. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(6), 305–310

Pugra, I. W., Kencanawati, A. A. A. M., & Kurniawan, I. G. W. A. (2025). The cultural significance of traditional foods in shaping Indonesian social identity: Challenges and preservation strategies. Journal of Language, Literature, Social and Cultural Studies, 3(1), 21-31.

Rosidin, O., Riansi, E. S., & Muhyidin, A. (2021). Leksikon Kuliner Tradisional Masyarakat Kabupaten Pandeglang. Litera, 20(1), 49-75.

Rozaanah, A., Nugroho, KW, Nilawati, DR, Algifari, MBF, & Supriyono, S. (2025). Relevansi Makanan Tradisional sebagai Penguatan Nilai Nasionalisme Generasi Z di Era Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai , 9 (3), 37472–37476.

Setiati, D. (2008). Makanan tradisional masyarakat Bangka belitung. Balai Pelestarian Sejarah Dan Nilai Tradisional Tanjung Pinang.

Spradley, J. P. (2016). Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Tavika, H. E. S. S., & Al Masjid, A. (2021). Makanan Tradisional Masyarakat Bangka Belitung Lempah Kuning. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 23(2), 338-343.




DOI: https://doi.org/10.35308/jspps.v6i1.14620

Refbacks

  • There are currently no refbacks.













Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial 

Prodi Sosiologi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar
Jl. Alue Peunyaring, Meulaboh - Aceh Barat, Aceh 23681, Indonesia 
email: society@utu.ac.id |sosiologi@utu.ac.idhttp://sosiologi.utu.ac.id

________________________________________________________________________________

 Society : Pengamat Perubahan Sosial dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution 4.0 .