Escherichia Coli Content in Refill Drinking Water (AMIU) in Samatiga District, West Aceh Regency

Azwar Azwar, Safrida Safrida, Yarmaliza Yarmaliza, Fitrah Reynaldi, Arfah Husna

Abstract


The quality of drinking water supply must be guaranteed. The WHO (World Health Organization) determines water quality by means of E. Coli bacteria. Based on the Minister of Health Regulation No. 492 / MENKES / PER / IV / 2010 The maximum permissible content of E. Coli in drinking water is 0 per 100 ml. The presence of E. coli in water is an indicator of human and animal fecal pollution that can cause diarrhea and even death. Selection of Refillable Drinking Water (AMIU) as an alternative to fulfill drinking water needs is a risk that can endanger health if the quality of AMIU is added if consumers do not pay attention to safety and hygiene. This study aims to see the content of E. coli in Refill Drinking Water (AMIU) in Samatiga District, West Aceh Regency. This research is experimental with cross sectional design using quantitative laboratory examination with the Most Probable Number (MPN) method. The population in this study were all refill drinking water depots that did not have a drinking certificate in Samatiga District, West Aceh Regency. The research sample used a total sampling method of 7 refill drinking water depots. The results of the analysis showed that from all samples as many as 6 samples (85.71%) tested positive for Escherichia coli bacteria and 1 sample (14.29%) tested negative for Escherichia coli bacteria. Based on the calculation of the number of colonies with the MPN / 100 ml table then comparing with the requirements of the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 492 / Menkes / Per / IV / 2010 concerning drinking water quality requirements that the 6 samples tested positive were not suitable for consumption.

Keywords


Escherichia coli, water drinking refill (AMIU), MPN

Full Text:

PDF

References


Akili, R. H., Asrifuddin, A. & Punuh, M. I.(2017). Analisis kandungan bakteri total coliform dalam air bersih dan eschererchia coli dalam air minum pada depot air minum isi ulang di wilayah kerja Puskesmas Tuminting Kota Manado. Jurnal KESMAS, 47–52.

Alamsyah, T. & Marianthi, D.(2020). Correlation between incidence of diarrhea in toddlers and housewife’s clean and healthy lifestyle. J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health), 7(1), 57.

Apriany, D., Siregar, S. D. & Girsang, E. (2019). Hubungan sanitasi dan personal higiene dengan kandungan e-coli pada penjual es doger di Kecamatan Medan Amplas. Jurnal Kesehatan Global, 2(2), 103.

Awuy, S. C., Sumampouw, O. J. & Boky, H. B. (2018). Kandungan escherichia coli pada air sumur gali dan jarak sumur dengan septic tank di Kelurahan Rap-Rap Kabupaten Minahasa Utara tahun 2018. Jurnal KESMAS, 7(4), 1–2.

Ernawaningtyas, E., Aziz, Y. S. & Styawan, Q. A. (2020). Uji cemaran mikroba air minum isi ulang dari depot air minum di wilayah Kabupaten Ponorogo’, Jurnal MEDFARM: Farmasi dan Kesehatan, 9(1), 8–13.

Jufri, S. O. (2019). Kandungan bakteri penyebab diare (coliform) pada air minum ( studi kasus pada air minum dari depot air minum isi ulang di Kabupaten Minahasa). Journal PHWB, 1(2), 8–13.

Hakim, S., Listiono, H. & Novianti, L. (2020). Kandungan escherichia coly pada sumber air PDAM depot air minum dan sumur gali. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 10(19), 107–113.

Kemenkes RI, (2010). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor:492/MENKES/PER/IV/2010.

Mairizki, F. (2017). Analisa kualitas air minum isi ulang di sekitar kampus Universitas Islam Riau. Jurnal Katalisator, 2(1), 9.

Mila, W., Nabilah, S. L. & Puspikawati, S. I. (2020). Higiene dan sanitasi depot air minum isi ulang di Kecamatan Banyuwangi Jawa Timur: Kajian Deskriptif. Ikesma, 16(1), 7.

Novroza, H. E. et al. (2020). Hubungan higiene sanitasi kondisi depot air minum dengan kualitas mikrobiologis air minum isi ulang di Kecamatan Banymanik Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 28(2), 1-43.

Puspitasari, Ka., Hikmah, N. & Rahman, H. (2020). Studi kualitas bakteriologis depot air minum isi ulang di wilayah kerja puskesmas Tamangapa Kota Makassar’, Window of Public Health Journal, 1(1), 16–21.

Regia, R. A., Ihsan, T. & Tirta, D. D. (2020). Pengendalian kontaminasi total coliform pada depot air minum isi ulang dengan konsep hazard analysis critical control point. Dampak : Jurnal Teknik Lingkungan Universitas Andalas, 1, 9–14.

Risti Iriani Saba, Sri Seprianto Maddusa & Jootje M.L. Umboh (2019). Higiene sanitasi dan kandungan bakteri pada depot air minum isi ulang (damiu) di wilayah kerja Puskesmas Aertembaga Kota Bitung. Jurnal KESMAS, 8(3), 69–74.

Rongre, A. J. P., Joseph, W. B. S. & Pinontoan, O. R. (2018). Kandungan escherichia coli dan kondisi fisik sumur gali di Kelurahan Kakaskasen. Jurnal KESMAS, 7(4).

Safrizal, S. & Auliana, L. (2019). Implementasi pos kesehatan desa di Gampong Ladang Tuha I Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya. J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health), 6(1) 14.

Sari, R. (2016). Analisis kuantitatif bakteri escherichia coli pada air minum isi ulang di wilayah Sungai Besar Kota Banjarbaru. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 1(1), 26–35.

Selomo, M. et al. (2018). Hygiene dan sanitasi depot air minum isi ulang di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan, 1(2), 1–11.

Simanjuntak, B. M. ., Hasan, W. & Naria, E. (2018). Tingkat hygiene dan kandungan escherichia coli pada air tebu yang dijual sekitar Kota Medan. Jurnal Kesehatan, 9(2), 214.

Sudiana, I. M. & Sudirgayasa, I. G. (2020). Analisis cemaran bakteri coliform dan eschericia coli pada depot air minum isi ulang (DAMIU). Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi, 20, 52–61.

Suriadi, S., Husaini, H. & Marlinae, L. (2016). Hubungan hygiene sanitasi dengan kualitas bakteriologis depot air minum (DAM) di Kabupaten Balangan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 15(1), 28.

Walangitan, M. R., Sapulete, M. & Pangemanan, J. (2016). Gambaran kualitas air minum dari depot air minum isi ulang di Kelurahan Ranotana-Weru dan Kelurahan Karombasan Selatan menurut parameter mikrobiologi. Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik, 4(1).

Winandar, A., Muhammad, R. & Irmansyah (2020). Analisis escherichia coli dalam air minum isi ulang pada depot air minum (DAM) di wilayah kerja puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Jurnal Sains dan Aplikasi, 8(1), 53–61.

Zikra, W., Amir, A. & Putra, A. E. (2018). Identifikasi bakteri escherichia coli (e.coli) pada air minum di rumah makan dan cafe di Kelurahan Jati serta Jati Baru Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 212–216.




DOI: https://doi.org/10.35308/j-kesmas.v7i2.2533

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




p-ISSN 2355-0643
e-ISSN 2355-0988

Managed by Fakultas Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Teuku Umar
Website : http://jurnal.utu.ac.id/jkesmas
Email    : jkemas@utu.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.